Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise.

Pemprov Papua Tengah Siapkan BLT Rp16,8 Miliar untuk 4.000 Balita OAP, Penyaluran Ditargetkan November 2026

Posted on 2026-11-05 10:56:28 dibaca 222 kali

MEEPAGO.COM,NABIRE– Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah menggandeng Bank Papua untuk menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) senilai Rp16,8 miliar kepada 4.000 balita Orang Asli Papua (OAP).

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (Bangkit Papua Tengah) Tahun 2026. Pemerintah menargetkan bantuan mulai disalurkan pada November 2026.

Ketua Tim Pengelola Program (TPP) Provinsi Papua Tengah, Elieser Yogi, mengatakan kerja sama penyaluran BLT tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise.

Penandatanganan kerja sama itu berlangsung pada Rabu (4/11/2026).

"Hari ini, Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa dan Direktur Utama Bank Papua Yuliana D. Yembise telah menandatangani MoU penyaluran BLT Bangkit Papua Tengah," ujar Elieser di Nabire.

Kerja sama tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh TPP di empat kabupaten percontohan bersama masing-masing kepala cabang Bank Papua.

Keempat kabupaten yang menjadi sasaran pelaksanaan program tahun 2026 meliputi Paniai, Puncak Jaya, Intan Jaya, dan Dogiyai.

Setelah kesepakatan ditandatangani, tim pengelola di tingkat kabupaten bersama pihak Bank Papua akan menyusun langkah teknis pelaksanaan penyaluran bantuan.

Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain pembukaan rekening penerima manfaat, sosialisasi kepada masyarakat, penetapan jadwal pencairan, hingga penentuan lokasi pembayaran atau payment point.

Penentuan lokasi pembayaran akan mempertimbangkan kondisi geografis serta kemudahan akses masyarakat. Pemerintah juga menyiapkan kemungkinan penambahan titik pembayaran bagi warga yang tinggal jauh dari kantor layanan perbankan.

Elieser berharap seluruh persiapan dapat diselesaikan sehingga penyaluran bantuan bisa dimulai sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

"Target kita bahwa di bulan November ini, paling tidak di akhir November itu penyaluran bantuan Program Bangkit Papua bisa dilaksanakan, atau program ini bisa diimplementasikan di empat kabupaten ini," katanya.

Ia menjelaskan, proses verifikasi dan validasi calon penerima manfaat di masing-masing kabupaten telah rampung. Data penerima yang sudah dinyatakan memenuhi persyaratan juga diserahkan kepada Bank Papua untuk keperluan pembukaan rekening secara kolektif.

Selanjutnya, buku rekening yang telah selesai dicetak akan disalurkan melalui kantor Bank Papua di setiap kabupaten sasaran.

Dalam program ini, setiap balita OAP yang memenuhi kriteria mendapatkan bantuan sebesar Rp350 ribu per bulan selama 12 bulan. Dengan demikian, total bantuan yang diterima mencapai Rp4,2 juta untuk setiap balita selama satu tahun.

Jika dihitung berdasarkan sasaran 4.000 balita, kebutuhan anggaran program mencapai Rp16,8 miliar yang bersumber dari dana otonomi khusus (Otsus).

Besaran bantuan yang diterima masing-masing keluarga juga akan mengikuti jumlah balita yang memenuhi persyaratan sebagai penerima manfaat.

Pemprov Papua Tengah memilih Bank Papua sebagai mitra penyalur karena bank tersebut memiliki jaringan pelayanan hingga tingkat distrik. Keberadaan jaringan ini diharapkan mempermudah distribusi bantuan, termasuk bagi masyarakat yang tinggal di daerah dengan keterbatasan akses perbankan.

Elieser menyatakan optimistis program tersebut dapat terlaksana sesuai target. Setelah proses penyaluran, pemerintah akan memanfaatkan Desember hingga pekan pertama atau kedua untuk menyusun laporan sekaligus melakukan evaluasi pelaksanaan program.

Melalui Program Bangkit Papua Tengah, pemerintah daerah berupaya memberikan dukungan langsung kepada keluarga yang memiliki balita OAP. Program ini diharapkan dapat memperkuat kesejahteraan keluarga sekaligus menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam pembangunan generasi Papua Tengah.(**)

Copyright 2025 Meepago.com

Alamat: Jl. Kesehatan No.5, Oyehe, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Papua Tengah 98811

Telpon: 081366277488

E-Mail: admin@meepago.com