MEEPAGO.COM- Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di kawasan Pantai Nabire, Senin (16/3/2026). Program ini dilaksanakan sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), khususnya Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah, Karlos Murib, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Gerakan Pangan Murah ini juga didukung oleh Badan Pangan Nasional melalui program dekonsentrasi yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Melalui program ini masyarakat dapat membeli bahan pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur dengan harga yang lebih murah dibandingkan di pasar tradisional,” kata Karlos Murib saat ditemui awak media di lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan tersebut memiliki sejumlah tujuan, di antaranya menjaga stabilitas harga pangan di tingkat konsumen, mengendalikan inflasi daerah, serta meningkatkan daya beli masyarakat, khususnya bagi kalangan menengah ke bawah.
Selain itu, program ini juga diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang kerap menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang hari besar keagamaan.
Karlos menambahkan, Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu langkah pemerintah dalam memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan mudah diakses masyarakat melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk Perum Bulog dan para distributor.
Dalam pelaksanaan kegiatan ini, sejumlah distributor utama turut terlibat, di antaranya Bulog, CV Inti Jaya, CV Prima, serta distributor lainnya yang berpartisipasi menyediakan bahan pangan bagi masyarakat.
Ia menegaskan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Ketahanan Pangan Provinsi Papua Tengah akan terus mendukung visi dan misi pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mewujudkan pembangunan daerah yang adil, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Pada kesempatan tersebut, Karlos Murib bersama jajaran dinas juga meninjau langsung lapak penjualan serta memantau antusiasme masyarakat yang memanfaatkan program Gerakan Pangan Murah di lokasi kegiatan.(**)