MEEPAGO.COM,NABIRE-Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa menegaskan bahwa guru memiliki posisi penting dalam mendampingi sekaligus membentuk karakter peserta didik. Menurutnya, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga harus membangun kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab dan nilai-nilai kehidupan.
Pesan tersebut disampaikan Meki Nawipa dalam sambutannya pada peringatan Dies Natalis pertama Mepa Boarding School, Rabu (30/9/2026). Sambutan gubernur dibacakan Asisten Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Papua Tengah, Marten Ukago, S.E., M.Si.
Meki mengatakan, peringatan Dies Natalis bukan sekadar seremoni untuk menandai bertambahnya usia lembaga pendidikan. Momentum tersebut, kata dia, harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi perjalanan yang telah ditempuh sekaligus memperkuat komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
“Memasuki usia yang pertama, saya berharap Mepa Boarding School dapat terus membangun fondasi pendidikan yang kuat, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga dalam pembentukan karakter, kedisiplinan, tanggung jawab dan nilai-nilai kehidupan,” ujar Meki dalam sambutannya.
Ia menjelaskan, guru tidak hanya berfungsi sebagai penyampai pengetahuan, tetapi juga harus menjadi teladan bagi siswa melalui perkataan, sikap dan perilaku sehari-hari. Nilai seperti kejujuran, disiplin dan tanggung jawab dinilai perlu ditanamkan melalui keteladanan yang nyata.
Selain itu, pendidikan moral dan etika juga menjadi bagian penting dalam proses pembentukan peserta didik. Guru diharapkan mampu menanamkan sikap toleransi, empati, kerja sama serta penghormatan terhadap sesama.
Meki menilai sekolah memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi muda Papua Tengah. Sekolah bukan hanya ruang untuk memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga tempat peserta didik mengembangkan potensi, membangun karakter, belajar hidup bersama dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.
Namun, peningkatan mutu pendidikan menurutnya tidak dapat dibebankan kepada sekolah semata. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari yayasan, pimpinan sekolah, guru dan tenaga kependidikan, orang tua, pemerintah hingga masyarakat.
Karena itu, keberadaan Mepa Boarding School diharapkan menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Papua Tengah.
“Guru memiliki peran penting dalam mendampingi dan membentuk karakter peserta didik. Orang tua juga memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan dukungan dan pendidikan di lingkungan keluarga. Demikian pula para siswa harus memanfaatkan kesempatan pendidikan yang dimiliki dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Meki berharap para siswa Mepa Boarding School dapat tumbuh sebagai generasi yang memiliki pengetahuan dan keterampilan, sekaligus berkarakter baik serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan daerahnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai salah satu bagian penting dalam pembangunan daerah.(**)